Dari Kampung Rawan Jadi Kampung Produktif, Ini Strategi BNN Berantas Narkoba di Kebon Manggis

BNN Gandeng Warga Kebon Manggis, Ekonomi Produktif Jadi Kunci Kampung Bebas Narkoba

BNN Gandeng Warga Kebon Manggis, Ekonomi Produktif Jadi Kunci Kampung Bebas Narkoba
Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN Yuki Ruchimat bersama lurah, perangkat wilayah, dan warga berfoto bersama usai kegiatan pemberdayaan masyarakat, Kampung Berlan, Kebon Manggis, Jakarta Timur, Rabu (24/12/2025) (Foto: Istimewa).

MAHA SUARA, JAKARTA – Dari Kampung Rawan Jadi Kampung Produktif, Strategi BNN Berantas Narkoba di Kebon Manggis
Jakarta, Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Direktorat Peran Serta Masyarakat menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kampung Berlan, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (24/12/2025).

Program ini menjadi bagian dari pendekatan komprehensif BNN dalam memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kawasan yang selama ini dinilai rawan.

Berbeda dengan pendekatan penindakan semata, kegiatan ini difokuskan pada penguatan ekonomi produktif warga.

BNN menilai bahwa persoalan narkoba tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga erat dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Ketika warga memiliki sumber penghidupan yang stabil dan legal, potensi keterlibatan dalam jaringan narkoba dapat ditekan secara signifikan.

Plt. Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Yuki Ruchimat, dalam sambutannya menegaskan bahwa ancaman narkoba merupakan persoalan serius yang membutuhkan sinergi semua pihak.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, sektor swasta, lembaga pendidikan, serta unsur kewilayahan seperti RT dan RW.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergitas positif baik dari sektor pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, serta seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yuki.

BACA JUGA:

Marc Marquez Akui Alex Marquez Adiknya Jadi Ancaman Terbesar Musim Depan

Purbaya Ungkap Rencana Presiden Prabowo Bangun Sekolah Terintegrasi SD hingga SMA

Ia menjelaskan, kegiatan pemberdayaan ini juga merupakan tindak lanjut dari operasi penegakan hukum yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah Kebon Manggis.

Setelah upaya pemberantasan, langkah pemulihan sosial menjadi krusial agar kawasan tersebut tidak kembali terjerumus ke dalam lingkaran narkoba.

“Tujuannya adalah membangun ketahanan warga di Kebon Manggis ini, sehingga ke depannya masyarakat lebih tanggap dan siaga terhadap ancaman bahaya peredaran gelap narkoba,” kata Yuki.

Baca Berita Selanjutnya  Geger Surat Pengunduran Diri Kepala Sekolah SMA/SMK Sulsel Beredar, Diduga Ada Arahan Oknum?

Yuki juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ketujuh yang menekankan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pencegahan korupsi dan narkoba.

Melalui pemberdayaan ekonomi, BNN berharap lahir kesadaran kolektif bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus dilawan dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, Lurah Kebon Manggis, Fera Riana Sari, menyambut baik inisiatif BNN yang melibatkan langsung warga.

Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terbangun, mulai dari BNN, perangkat kelurahan, RW, RT, hingga tokoh masyarakat setempat.

Menurutnya, program ini memberi harapan baru bagi warga Kampung Berlan untuk bangkit dan membangun masa depan yang lebih baik. “Harapan kami, khususnya untuk RW 03, bisa bebas dari narkoba dan kegiatan ini bisa berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Melalui pelatihan keterampilan vokasional dan pengembangan kewirausahaan, warga diarahkan untuk memiliki usaha produktif yang mampu menopang ekonomi keluarga.

BNN berharap Kampung Berlan dapat bertransformasi dari kawasan rawan menjadi kampung produktif, sekaligus menjadi contoh nyata upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat demi terwujudnya Indonesia Bersih Narkoba atau BERSINAR. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

💚 Donasi
×

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi