MAHASUARA, YOGYAKARTA – PSM Makassar akhirnya mengakhiri puasa kemenangan usai menumbangkan PSBS Biak dengan skor 2-1 pada pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Laga bertajuk Derby Indonesia Timur itu digelar di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (8/2/2026) sore.
Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi tim berjuluk Juku Eja setelah tujuh pertandingan beruntun tanpa hasil maksimal.
Tambahan tiga poin mengangkat mental skuad PSM Makassar, meski secara klasemen mereka masih bertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 23 poin.
Jarak dengan zona degradasi kini melebar menjadi delapan poin dari Semen Padang yang berada di batas merah.
Dua gol kemenangan PSM Makassar dicetak oleh Rizky Eka Pratama pada menit ke-43 dan Gledson Paixao pada menit ke-53. Sementara PSBS Biak hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat sepakan Ruyery Blanco pada menit ke-79.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik. Menurutnya, anak asuhnya membutuhkan waktu cukup lama untuk beradaptasi dan menguasai permainan.
“Kita beradaptasi lebih lama dari seharusnya. Seharusnya sejak awal kami lebih agresif dan mencoba menguasai bola,” kata Tomas Trucha dalam konferensi pers usai laga.
Ia menjelaskan, penguasaan bola baru mulai berjalan efektif pada menit ke-20 hingga 30.
Setelah itu, PSM Makassar mulai menciptakan sejumlah peluang hingga akhirnya membuka keunggulan menjelang turun minum melalui Rizky Eka.
Namun, Trucha juga menyoroti penurunan permainan timnya setelah gol kedua tercipta. Ia menilai PSM Makassar seharusnya lebih tenang dan mampu mengontrol tempo pertandingan.
“Setelah unggul dua nol, kami justru seperti berhenti bermain. Kami tidak menguasai bola seperti yang seharusnya dan memberi lawan banyak peluang,” ujarnya.
Situasi tersebut dimanfaatkan PSBS Biak untuk menekan. Selain gol Ruyery Blanco, tim berjuluk Badai Pasifik itu juga sempat dua kali mengancam gawang PSM Makassar, namun peluang mereka hanya membentur tiang.
Meski demikian, Tomas Trucha menegaskan kemenangan ini tetap memiliki arti penting karena menunjukkan karakter dan semangat juang para pemainnya.
“Hari ini kami tidak bermain terlalu bagus, tapi pemain menunjukkan karakter yang kuat. Jiwa bertarung ada di situ, dan itu yang paling penting,” tegas pelatih asal Republik Ceko tersebut.
Pencetak gol pembuka, Rizky Eka Pratama, mengaku bersyukur atas kemenangan yang telah lama dinantikan oleh tim dan para suporter.
“Syukur Alhamdulillah atas hasil yang diberikan Tuhan kepada kami. Ini kemenangan yang sudah lama kami tunggu,” ucap pemain bernomor punggung 24 itu.
Rizky berharap kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan PSM Makassar untuk menatap laga-laga berikutnya dengan lebih percaya diri.
“Semoga ini bisa menjadi awal yang baik dan terus berlanjut ke pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (AEK)













