banner 728x250

Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Kunci Peringkat Kedua, Prestasi Terbaik Sejak 1995

Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Kunci Peringkat Kedua, Prestasi Terbaik Sejak 1995
Klasemen Sea Games pundi pundi emas juga ikut disumbangkan dari tim Panahan. Diananda Choirunisa mengibarkan bendera Merah Putih usai mengalahkan Vietnam pada pertandingan panahan SEA Games 2025, Huamark Sports Complex, Bangkok, Rabu (17/12/2025) (Foto: Istimewa).
banner 120x600
banner 468x60

MAHA SUARA, JAKARTA – Indonesia kembali menorehkan prestasi penting di pentas olahraga Asia Tenggara. Hingga Kamis (18/12), kontingen Merah Putih memastikan diri berada di posisi kedua klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2025 di Thailand.

Capaian ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya sejak SEA Games 1995 di Chiang Mai, Indonesia kembali mampu menembus dua besar klasemen akhir.

banner 325x300

Berdasarkan klasemen terbaru, Indonesia mengoleksi total 80 medali emas, 92 medali perak, dan 110 medali perunggu.

Raihan tersebut menempatkan Indonesia tepat di bawah tuan rumah Thailand yang telah memastikan gelar juara umum dengan perolehan 194 emas, 130 perak, dan 98 perunggu.

Sementara itu, Vietnam harus puas berada di posisi ketiga dengan raihan 72 emas, 73 perak, dan 99 perunggu.

Keberhasilan Indonesia mempertahankan posisi kedua klasemen Sea Games 2025 juga ditandai dengan semakin lebarnya jarak medali emas dari Vietnam.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah cabang olahraga unggulan seperti atletik, angkat besi, pencak silat, dan dayung menjadi penyumbang signifikan bagi tambahan medali emas Indonesia.

Konsistensi atlet di nomor-nomor andalan menunjukkan hasil nyata dari pembinaan jangka panjang yang selama ini dijalankan.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyebut pencapaian ini sebagai sesuatu yang sangat membanggakan.

Menurutnya, posisi dua besar SEA Games telah lama dinantikan oleh masyarakat olahraga nasional. Terakhir kali Indonesia berada di peringkat yang sama adalah pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, serta sebelumnya pada SEA Games 1985 di Bangkok. Artinya, prestasi ini mengakhiri penantian hampir tiga dekade.

Okto menegaskan bahwa hasil positif ini tidak datang secara instan. Kerja keras para atlet, pelatih, serta pembina cabang olahraga menjadi faktor utama di balik lonjakan prestasi Indonesia.

Selain itu, dukungan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga dinilai berperan besar dalam memastikan program pelatnas berjalan konsisten dan terukur.

Ia juga menyoroti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan olahraga nasional.

Dukungan di level kebijakan dinilai memberi kepercayaan diri tambahan bagi atlet yang berlaga, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa olahraga kembali menjadi salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Meski Thailand tampil sangat dominan sebagai tuan rumah, pencapaian Indonesia di SEA Games 2025 tetap menjadi catatan penting.

Posisi runner-up ini bukan sekadar angka di klasemen, tetapi juga refleksi kebangkitan prestasi olahraga nasional di kawasan Asia Tenggara.

Dengan sisa pertandingan yang masih berlangsung, Indonesia diharapkan mampu menjaga konsistensi hingga penutupan SEA Games, sekaligus menjadikan hasil ini sebagai pijakan menuju target yang lebih tinggi di ajang internasional berikutnya. (AEK)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *