MAHA SUARA, JAKARTA – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, terus menunjukkan tren positif di pentas internasional.
Berdasarkan pembaruan peringkat terbaru dari WTA per Senin (24/2/2026), atlet berusia 23 tahun itu resmi menembus posisi ke-36 dunia, sebuah lonjakan signifikan yang menegaskan konsistensinya sepanjang awal musim.
Kenaikan ranking ini tak lepas dari performa impresif Janice dalam rangkaian turnamen “Middle East swing”, yang ditutup dengan penampilan solid di Dubai Duty Free Tennis Championships.
Berstatus wild card, Janice sukses mencatat pencapaian penting dengan menembus babak 16 besar untuk pertama kalinya di level turnamen WTA 1000.
Dalam perjalanannya di Dubai, Janice kembali mencuri perhatian setelah menundukkan petenis Kanada, Leylah Fernandez.
Kemenangan tersebut mengulang hasil manis mereka di Australian Open 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa performa Janice bukan sekadar kejutan sesaat.
“Ini hasil dari kerja keras tim dan proses panjang yang kami jalani. Saya hanya fokus bermain poin demi poin,” ujar Janice dalam keterangan singkat usai pertandingan.
Sebelumnya, pada ajang Qatar Total Energies Open 2026 di Doha, langkah Janice memang terhenti di babak kedua setelah menghadapi unggulan teratas dunia, Iga Swiatek.
Meski kalah, Janice sempat menunjukkan performa dominan ketika membungkam petenis Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0, 6-1.
Rangkaian turnamen Timur Tengah Janice dimulai dari Mubadala Abu Dhabi Open 2026.
Ia membuka langkah dengan kemenangan atas petenis Australia, Maya Joint, sebelum dihentikan unggulan kelima, Liudmila Samsonova, di babak kedua.
Di sektor ganda, Janice juga mencatat hasil positif dengan melaju hingga semifinal bersama petenis Filipina, Alexandra Eala.
Janice menegaskan bahwa peningkatan peringkat ini menjadi motivasi tambahan menjelang tur berikutnya.
“Target saya sederhana, terus konsisten dan memperbaiki detail permainan. Ranking akan mengikuti jika performa stabil,” katanya.
Usai menuntaskan agenda di Timur Tengah, Janice langsung bertolak ke Meksiko untuk menjalani rangkaian “Sunshine Swing”.
Ia dijadwalkan tampil di Merida Open 2026 sebagai unggulan keenam dan akan menghadapi petenis Kolombia, Camila Osorio, pada laga pembuka, Rabu (25/2/2026).
Tak hanya di nomor tunggal, Janice juga turun di sektor ganda bersama petenis Polandia, Katarzyna Piter. Pasangan ini dijadwalkan menghadapi duet Madeleine Brooks/Shuo Feng pada pertandingan pertama mereka.
Lonjakan ke posisi 36 dunia menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Janice Tjen.
Dengan tren performa yang terus menanjak, ia kini semakin diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru tenis putri Asia di level elite dunia. (*)
Pewarta: Andi Eka

















