Operasi Patuh Pallawa 2026 Belum Digelar, Satlantas Bone Minta Warga Tetap Disiplin Berkendara

Operasi Patuh Pallawa Diundur, Satlantas Bone Ingatkan Keselamatan Tak Menunggu Razia

Operasi Patuh Pallawa 2026 Belum Digelar, Satlantas Bone Minta Warga Tetap Disiplin Berkendara
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengimbau masyarakat tetap disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas meski Operasi Patuh Pallawa 2026 belum digelar, sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Foto: Istimewa, Bone, Senin (10/6/2026) (Foto: Istimewa)

MAHASUARA.ID, BONE – Operasi Patuh Pallawa 2026 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni 2026 belum dapat dilaksanakan sesuai rencana.

Penundaan tersebut merupakan kebijakan dari Mabes Polri yang saat ini tengah memfokuskan seluruh jajaran pada rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara.

Meski demikian, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone memastikan upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap berjalan seperti biasa.

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, mengatakan hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait jadwal terbaru pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2026.

“Jadwalnya diundur. Penundaan ini merupakan perintah dari pusat dan sampai sekarang jadwal baru pelaksanaannya belum diumumkan secara resmi,” ujar Riyanda, Senin (09/06/2026).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu menganggap penundaan operasi sebagai kelonggaran untuk mengabaikan aturan lalu lintas. Sebab, seluruh kegiatan pengawasan, edukasi, dan penegakan hukum tetap dilakukan setiap hari oleh personel Satlantas Polres Bone.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalankan langkah-langkah preemtif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, serta langkah preventif berupa pengaturan dan pengawasan lalu lintas di sejumlah titik rawan pelanggaran maupun kecelakaan.

Selain itu, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan juga tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penegakan hukum tetap berjalan seperti biasa. Begitu juga kegiatan preemtif dan preventif yang memang dilakukan setiap hari,” jelasnya.

Riyanda menegaskan bahwa tujuan utama dari berbagai kegiatan lalu lintas bukan semata-mata memberikan sanksi kepada pelanggar, melainkan membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengendara untuk selalu melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat berkendara.

Menurutnya, disiplin dalam berlalu lintas harus menjadi kesadaran pribadi dan tidak hanya muncul ketika ada operasi kepolisian.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Disiplin berkendara diharapkan menjadi kebiasaan sehari-hari sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Satlantas Polres Bone juga mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan. Pemeriksaan rutin terhadap rem, lampu kendaraan, ban, serta kelengkapan surat-surat menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan berkendara.

Dengan belum digelarnya Operasi Patuh Pallawa 2026, Polres Bone berharap masyarakat tetap menunjukkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bentuk kontribusi dalam menciptakan jalan raya yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Penundaan operasi tidak mengurangi komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan dan pengawasan kepada masyarakat. Sebaliknya, upaya menjaga ketertiban lalu lintas akan terus dilakukan secara berkesinambungan demi menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Bone. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

💚 Donasi
×

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi