banner 728x250
Berita  

Muktamar XXIV IPM Tetapkan Dany Rahmat Muharram Ketua Umum PP IPM 2026–2028

Muktamar XXIV IPM Tetapkan Dany Rahmat Muharram Ketua Umum PP IPM 2026–2028
Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram bersama Sekretaris Jenderal Tsabita Ikrima Al Arify dan Bendahara Umum Rizki Anugrah Robby usai penetapan pimpinan inti, Makassar, (08/02/2026) (Foto: Istimewa).
banner 120x600
banner 468x60

MAHASUARA, MAKASSAR – Muktamar XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) resmi menetapkan kader muda asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Dany Rahmat Muharram, sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM periode 2026–2028.

Penetapan tersebut berlangsung pada Ahad, 8 Februari 2026, di Asrama Haji Embarkasi Makassar, sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan nasional IPM.

banner 325x300

Penetapan Dany Rahmat Muharram merupakan hasil dari pemilihan formatur tetap Muktamar XXIV IPM yang dilaksanakan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting).

Dari total 973 daftar pemilih tetap, tercatat sebanyak 904 peserta menggunakan hak pilihnya, sementara 69 peserta tidak memberikan suara.

Tingginya partisipasi pemilih menunjukkan antusiasme dan legitimasi kuat terhadap proses demokrasi internal IPM.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Dany Rahmat Muharram yang merupakan perwakilan PW IPM Sulawesi Selatan meraih suara tertinggi dengan perolehan 750 suara.

Ia unggul dari sejumlah kandidat lainnya yang juga memperoleh dukungan signifikan dari peserta muktamar.

Berikut 13 nama formatur tetap Muktamar XXIV IPM berdasarkan peringkat hasil e-voting:

  1. Dany Rahmat Muharram – 750 suara
  2. Ghufran Al Ghifary Kamiluddin – 736 suara
  3. Umul Fatimah – 718 suara
  4. Radhi Nugraha – 691 suara
  5. Muhammad Rizki Maulana – 689 suara
  6. Rizki Anugrah Robby – 686 suara
  7. Indri Narulita – 665 suara
  8. Muhammad Syahrul Ilyas – 662 suara
  9. Framanahadi – 660 suara
  10. Muhammad Ade Tisna – 653 suara
  11. Yudhistira Ananta – 635 suara
  12. Tsabita Ikrima Al Arify – 541 suara
  13. Riestu Fauzan Akbar – 531 suara

Usai penetapan formatur tetap, rapat formatur kemudian dilaksanakan untuk menyusun bidang umum serta menetapkan pimpinan inti Pimpinan Pusat IPM periode 2026–2028.

Dari hasil rapat tersebut, Tsabita Ikrima Al Arify ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal, sementara posisi Bendahara Umum diamanahkan kepada Rizki Anugrah Robby.

Rapat formatur juga menyepakati agenda pertemuan lanjutan guna merampungkan struktur organisasi dan menyusun arah kerja strategis IPM ke depan.

Dalam pernyataannya usai terpilih sebagai Ketua Umum PP IPM, Dany Rahmat Muharram menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan peran IPM sebagai rumah besar pelajar Muhammadiyah yang adaptif terhadap tantangan zaman.

“IPM harus menjadi rumah besar pelajar yang menyalakan harapan. Kita akan memperkuat kaderisasi, memperluas kontribusi, dan memastikan kehadiran IPM benar-benar menjawab problem nyata pelajar, baik di sekolah maupun di ruang sosial yang lebih luas,” ujar Dany.

Dany yang saat ini masih menempuh pendidikan tinggi di Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Makassar juga memiliki rekam jejak panjang di organisasi pelajar Muhammadiyah.

Sebelum menjabat Sekretaris Umum PW IPM Sulawesi Selatan, ia pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Bone.

Sementara itu, Ketua Umum PW IPM Sulawesi Selatan, Zul Jalali Wal Ikram, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan muktamirin yang diberikan kepada kader Sulawesi Selatan.

Ia menilai terpilihnya Dany merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi IPM Sulsel.

“Kami mengapresiasi kepercayaan muktamirin kepada kader Sulawesi Selatan. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga amanah besar untuk menjaga marwah gerakan dan memastikan IPM tetap dekat dengan kebutuhan pelajar,” kata Zul.

Zul juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta Muktamar XXIV IPM apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan pelayanan dari panitia dan tuan rumah.

Terpilihnya Dany Rahmat Muharram sebagai Ketua Umum PP IPM dinilai menjadi momentum konsolidasi gerakan pelajar Muhammadiyah secara nasional, sekaligus harapan baru untuk memperkuat kaderisasi, memperluas jangkauan pengabdian, dan menghadirkan program-program IPM yang berdampak langsung bagi pelajar di berbagai daerah di Indonesia. (ARS)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *