💚 Donasi
×

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi

💚 Donasi
×

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi

Berita  

Wali Kota Makassar Appi Lepas 331 JCH Makassar, Tekankan Istitha’ah dan Pentingnya Kesehatan Jamaah

Kemenhaj Makassar Pastikan Kesehatan JCH, Munafri Ingatkan Niat dan Ibadah Khusyuk

Wali Kota Makassar Appi Lepas 331 JCH Makassar, Tekankan Istitha’ah dan Pentingnya Kesehatan Jamaah
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berjabat tangan dengan Jemaah Calon Haji (JCH) saat prosesi pelepasan, Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (29/4/2026) (Foto: Istimewa)

MAHASUARA.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melepas 331 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Prosesi pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Baruga Anging Mammiri, Rabu (29/4/2026), dan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya pelepasan jemaah haji digelar di lokasi tersebut.

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan ibadah suci yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual.

“Ibadah haji ini bukan tamasya, bukan rekreasi. Ini adalah kewajiban dan kesempatan besar untuk memohon segala doa terbaik serta mengungkapkan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujar Munafri.

Ia menekankan pentingnya meluruskan niat serta menjaga keikhlasan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Selain itu, Appi juga mengingatkan seluruh JCH Makassar agar senantiasa menjaga kesehatan sebagai bagian utama dari kesiapan berhaji.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar dan khusyuk. Oleh karena itu, ia meminta para jemaah untuk mematuhi arahan petugas haji serta menjaga pola hidup sehat selama berada di Tanah Suci.

“Jaga kesehatan, patuhi semua aturan, dan saling membantu satu sama lain. Jadikan perjalanan ini sebagai perjalanan spiritual yang penuh makna,” pesannya.

Munafri juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kota Makassar dan seluruh masyarakatnya selama menjalankan ibadah haji. Ia berharap para jemaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

BACA JUGA:

343 Jamaah Haji Gowa Berangkat ke Tanah Suci, Polres Gowa Kerahkan 50 Personel Pengamanan

Makkah Route Resmi Hadir di Bandara Sultan Hasanuddin, Jamaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi Lagi

Selain itu, ia menekankan pentingnya kebersamaan antarjemaah. Appi mengajak seluruh JCH Makassar untuk saling menjaga dan memperhatikan satu sama lain layaknya keluarga selama menjalankan ibadah.

“Jadilah satu keluarga yang tidak terpisahkan. Saling menjaga, saling membantu, karena ini adalah perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” tambahnya.

Kepada para petugas haji, Munafri juga memberikan perhatian khusus. Ia menyebut tugas yang diemban merupakan amanah besar yang membutuhkan dedikasi dan tanggung jawab tinggi.

“Tugas Bapak dan Ibu jauh lebih berat, tetapi sangat mulia. Layani para jemaah dengan sepenuh hati, berikan kemudahan dan informasi agar ibadah berjalan lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan bahwa seluruh JCH Makassar telah melalui proses pemeriksaan kesehatan yang ketat sebagai bagian dari syarat istitha’ah.

Menurutnya, istitha’ah merupakan kemampuan fisik dan mental yang menjadi syarat utama bagi calon jemaah haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Prosesnya sangat ketat dalam pengawalan dan pemeriksaan kesehatan. Itulah yang dimaksud dengan istitha’ah, sehingga calon jemaah haji Kota Makassar benar-benar siap untuk diberangkatkan,” jelas Amrullah.

BACA JUGA:

Kabar Duka Haji 2026, 10 Orang Terluka Insiden Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Madinah

Dua Bus Pengangkut Jemaah Haji Indonesia Tabrakan di Arab Saudi, 10 Orang Terluka

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar serta sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) guna memastikan seluruh jemaah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak RSUD terkait proses pemeriksaan kesehatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dari total 331 jemaah, sebagian telah lebih dahulu diberangkatkan melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 1, kloter 4, dan kloter 10.

Kota Makassar juga berperan sebagai pelengkap untuk mengisi kuota kloter yang masih tersedia di Sulawesi Selatan.
Amrullah juga mengungkapkan bahwa animo masyarakat Makassar untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat.

Hal ini terlihat dari daftar tunggu (waiting list) yang diperkirakan mencapai sekitar 2.080 orang untuk tahun 2027, di luar pendamping mahram dan lansia.

Jika ditotal secara keseluruhan, jumlah calon jemaah haji Makassar pada tahun mendatang diperkirakan berkisar antara 2.400 hingga 2.700 orang.

“Ini menunjukkan bahwa minat masyarakat sangat tinggi, sehingga membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama dari sisi kesehatan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan sinkronisasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan kesiapan fisik seluruh jemaah, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan optimal.

Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkot Makassar Mohammad Syarief, serta jajaran Kementerian Haji dan Umrah dan Kementerian Agama.

Dengan pelepasan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh JCH dapat menjalankan ibadah haji dengan baik, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji mabrur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

💚 Donasi
×

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi