MAHA SUARA, JAKARTA – Klasemen medali sementara SEA Games 2025 hingga Senin, 15 Desember 2025 pukul 17.00 WIB menempatkan Thailand masih kokoh di puncak perolehan medali, sementara Indonesia menempel ketat di posisi kedua.
Persaingan di pesta olahraga Asia Tenggara edisi kali ini kian memanas seiring bertambahnya nomor pertandingan dan munculnya atlet-atlet yang mencetak prestasi luar biasa.
Kontingen Indonesia sejauh ini telah mengoleksi total 162 medali, terdiri dari 50 emas, 57 perak, dan 55 perunggu.
Raihan tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga Asia Tenggara, meski harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand yang melesat jauh dengan 134 emas, 78 perak, dan 47 perunggu.
Tambahan emas terbaru bagi Merah Putih datang dari cabang angkat besi. Lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah, kembali menunjukkan kelasnya di level regional.
Peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu tidak hanya menyumbangkan medali emas, tetapi juga mencatatkan sejarah dengan memecahkan rekor dunia di angkatan clean and jerk seberat 205 kilogram.
Prestasi Rizki menjadi sorotan utama dan suntikan moral besar bagi kontingen Indonesia dalam perburuan medali.
Dominasi Thailand di puncak klasemen dinilai tidak lepas dari statusnya sebagai tuan rumah.
Keuntungan sebagai penyelenggara memberi ruang bagi Thailand untuk mempertandingkan cabang dan nomor unggulan mereka.
Selain itu, Thailand memang dikenal sebagai raksasa olahraga Asia Tenggara dengan pembinaan atlet yang konsisten dan merata di banyak cabang.
Klasemen sea games 2025
Meski demikian, Indonesia masih menunjukkan daya saing kuat dibandingkan negara-negara pesaing utama lainnya.
Vietnam yang selama beberapa edisi terakhir kerap menjadi rival terdekat Indonesia, untuk sementara harus puas berada di peringkat ketiga dengan 34 emas, 35 perak, dan 66 perunggu.
Di bawahnya, Singapura menempati posisi keempat dengan 27 emas, 28 perak, dan 33 perunggu.
Malaysia melengkapi lima besar klasemen sementara dengan 22 emas, 25 perak, dan 74 perunggu.
Jika dibandingkan, raihan emas Malaysia masih tertinggal lebih dari dua kali lipat dari Indonesia, menunjukkan jarak performa yang cukup signifikan di fase awal hingga pertengahan kompetisi.
Sementara itu, Filipina berada di posisi keenam dengan 19 emas, 32 perak, dan 69 perunggu.
Negara-negara lain seperti Myanmar, Laos, Brunei, hingga Timor Leste masih berjuang mengumpulkan medali di tengah ketatnya persaingan.
SEA Games 2025 sendiri masih menyisakan banyak pertandingan dari cabang-cabang unggulan Indonesia seperti atletik, bulu tangkis, pencak silat, dan panahan.
Peluang menambah pundi-pundi emas masih terbuka lebar, meski mengejar Thailand yang unggul jauh bukan perkara mudah.
Dengan tren performa yang terus menanjak dan munculnya atlet-atlet yang tampil di atas ekspektasi, Indonesia diharapkan mampu mempertahankan posisi dua besar hingga akhir SEA Games 2025, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan menuju kompetisi internasional yang lebih tinggi. (AEK)

















