banner 728x250

75 Bonek Nekat Hadiri Laga PSM vs Persebaya di Parepare Meski Ada Larangan Suporter Tamu

75 Bonek Nekat Hadiri Laga PSM vs Persebaya di Parepare Meski Ada Larangan Suporter Tamu
75 Bonek hadir di laga PSM vs Persebaya di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare meski ada larangan suporter tim tamu, Kamis (04/12/2025) (Foto: Istimewa).
banner 120x600
banner 468x60

MAHA SUARA, PAREPARE – Sebanyak 75 suporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan Bonek dipastikan akan hadir menyaksikan laga tunda pekan ke-4 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (6/12/2025).

Kehadiran mereka menjadi sorotan karena aturan PSSI masih memberlakukan larangan bagi suporter tim tamu untuk datang ke stadion pada beberapa laga berisiko tinggi.

banner 325x300

Kasat Intelkam Polres Parepare, Iptu Burhanuddin, membenarkan adanya pergerakan suporter tersebut. Ia menyebut sekitar 50 Bonek merupakan warga yang berdomisili di Makassar dan sekitarnya, sementara 25 lainnya adalah rombongan langsung dari Surabaya.

Menurutnya, mereka telah menyiapkan tiket transportasi pulang-pergi sebelum memastikan keberangkatan ke stadion.

“Kami menerima informasi bahwa ada sekitar 50 Bonek lokal yang tinggal di Makassar dan berencana datang ke Stadion Gelora BJ Habibie. Selain itu, terdapat 25 Bonek dari Surabaya yang juga akan hadir. Kami pastikan mereka sudah memiliki tiket sebelum masuk ke stadion,” ujar Burhanuddin dalam keterangannya, Kamis (04/12/2025).

Meski demikian, aturan PSSI tetap menjadi acuan utama pihak kepolisian. Burhanuddin menegaskan bahwa larangan suporter tim tamu masih berlaku.

Polisi hanya memberikan kelonggaran dengan syarat yang ketat, yakni para Bonek tidak diperkenankan memakai atribut Persebaya, baik bendera, syal, jersey, maupun identitas kelompok lainnya.

“Mereka boleh menonton, tapi dilarang menampilkan identitas atau atribut Persebaya di stadion. Aturan PSSI masih berlaku, jadi kami mengedepankan upaya pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Untuk menjaga keamanan, para Bonek dijadwalkan menuju Parepare dari Makassar pada Sabtu pagi dengan bergabung bersama kelompok suporter PSM seperti The Maczman, Red Gank, dan LAJ.

Dengan cara ini, polisi berharap tidak ada gesekan maupun kecurigaan antarsesama penonton.

“Mereka datang bersama dengan kelompok suporter PSM. Setelah pertandingan, mereka langsung kembali ke Makassar tanpa bermalam di Parepare,” tambah Burhanuddin.

Penempatan mereka di stadion juga telah diatur secara khusus. Polisi menyebut para Bonek akan duduk menyebar di dua titik tribun, yakni tribun timur yang berdekatan dengan The Maczman dan tribun utara yang dihuni Red Gank.

Penempatan ini diyakini dapat meminimalisir potensi benturan karena mereka tidak dikumpulkan dalam satu titik besar.

“Informasinya mereka akan menyebar di tribun timur dan tribun utara. Jadi tidak ada pemusatan massa,” pungkas Burhanuddin.

Kehadiran 75 Bonek di tengah larangan resmi dari PSSI menjadi dinamika tersendiri dalam duel PSM vs Persebaya.

Meski dianggap berisiko, upaya pendekatan persuasif dan pengaturan ketat diyakini mampu menjaga situasi tetap aman, sehingga pertandingan tetap bisa dinikmati tanpa insiden berarti. (AEK)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *