banner 728x250
Berita  

Dekranasda Makassar Tampil Memukau dengan Baju Bodo di Expo Kreatif Andalan 2025

Dekranasda Makassar Tampil Memukau dengan Baju Bodo di Expo Kreatif Andalan 2025
Kontingen Dekranasda Makassar anggun menampilkan Baju Bodo modern di Parade Wastra Expo Kreatif Andalan 2025, berlangsung di Atrium Trans Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/2025) (Foto: Istimewa).
banner 120x600
banner 468x60

MAHA SUARA, MAKASSAR — Dekranasda Kota Makassar kembali menunjukkan taringnya dalam dunia kreativitas dan pelestarian budaya melalui penampilan memukau di Parade Wastra Expo Kreatif Andalan Sulsel 2025, yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/2025).

Dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, kontingen Makassar menampilkan 15 pengurus terbaik yang anggun melangkah sambil membawa identitas budaya kota. Alunan musik khas Makassar, lagu Anging Mammiri, mengiringi setiap langkah mereka, menciptakan atmosfer yang mengesankan dan berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.

banner 325x300

Uniknya, parade kali ini menonjolkan Baju Bodo modern hasil rancangan desainer lokal @Serasastudio.id. Busana tradisional yang telah dirombak agar lebih segar dan kontemporer ini dijahit langsung oleh peserta Pelatihan Menjahit Dekranasda Makassar.

Paduan Sarung Sutra Makassar bermotif kotak khas daerah dengan kombinasi hijau, merah, dan kuning menambah kilau visual yang elegan.

Tak hanya soal busana, perhiasan etnik karya salah satu anggota Dekranasda, Ibu Juwalia, memberikan sentuhan artistik yang menyatukan elemen busana dan kriya lokal.

Keanggunan penampilan semakin lengkap berkat aksesori tambahan seperti Kipas Anyaman Lontara produksi @rama.art.mks, hijab lokal bernuansa senada dari @sealuna.official, serta selop UMKM Makassar @stopy_indonesia.

Semua elemen ini membentuk kesatuan yang memikat mata pengunjung sekaligus menegaskan karakter budaya Makassar.

Di luar parade, Dekranasda Makassar juga memanfaatkan kesempatan untuk memamerkan produk unggulan di booth nomor 16, tepat di sisi kanan panggung.

Dengan dekorasi khas Ayam Jago Makassar, pengunjung bisa menemukan berbagai karya perajin lokal mulai dari tas serat alam berbahan eceng gondok, lontara, dan pelepah jagung, hingga kerajinan kayu dan perhiasan etnik bercorak Sulawesi Selatan.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah Tumbler Khas Makassar, yang diluncurkan sebagai bagian dari Gerakan Membawa Tumbler.

Produk ini menjadi simbol komitmen kota terhadap budaya, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melinda Aksa menegaskan bahwa penampilan Dekranasda di parade wastra bukan sekadar unjuk busana, tetapi juga representasi bahwa budaya bukan hanya warisan yang harus dikenang, melainkan harus hidup, berkembang, dan terus berinovasi melalui karya pengrajinnya.

“Budaya itu hidup ketika kita menghargai dan mengekspresikannya melalui kreativitas,” ujarnya.

Parade Wastra Expo Kreatif Andalan 2025 ini menjadi bukti bahwa Makassar mampu memadukan tradisi dan inovasi modern, sehingga tak hanya menyita perhatian lokal tetapi juga menambah nilai estetika dan edukasi bagi pengunjung yang datang. (*)

Pewarta: Fajar 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *