banner 728x250
Berita  

­Idul Fitri Penuh Berkah, Co Hiu 88 Bagikan Rezeki untuk Anak hingga Tokoh Masyarakat

­Idul Fitri Penuh Berkah, Co Hiu 88 Bagikan Rezeki untuk Anak hingga Tokoh Masyarakat
Warga masyarakat antusias mengantre menerima bantuan dari Co Hiu 88 di halaman kediamannya saat momentum Idul Fitri, Mallengkeri Makassar, Sabtu (21/3/2026) (Foto: Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

MAHA SUARA, MAKASSAR – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti kawasan Jalan Mallengkeri, Kota Makassar, Sabtu (21/3/2026), saat ratusan warga memadati halaman kediaman pengusaha dermawan yang dikenal dengan sebutan Co Hiu 88.

Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan untuk berbagi rezeki kepada masyarakat sekitar, mulai dari anak-anak hingga tokoh masyarakat.

banner 325x300

Sejak pagi hari, warga telah berdatangan dan mengantre dengan tertib di depan kompleks Perumahan PWI.

Tidak hanya warga setempat, sejumlah masyarakat dari luar wilayah Mallengkeri juga turut hadir untuk merasakan kepedulian keluarga tersebut yang dikenal konsisten berbagi setiap tahun.

Salah satu warga, Rahmatia Dg Siang, mengaku telah datang bersama keluarganya sejak pukul 08.00 WITA.

Ia menyebut meski bukan warga Mallengkeri, dirinya tetap rutin datang setiap usai ramadan karena telah merasakan langsung kepedulian sang dermawan.

“Kami ini sebenarnya bukan warga sini, kami dari Daeng Tata dan Jalan Abdul Kadir. Tapi setiap selesai salat Idul Fitri, kami selalu datang ke sini karena keluarga Haji Fajrin dan Haji Tuti selalu berbagi kepada siapa saja. Alhamdulillah kami tetap dapat bagian,” ujarnya.

Di tengah kesibukan membagikan bantuan kepada warga, Co Hiu 88 yang akrab disapa Malebbi, melalui Haji Fajrin, SE, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan keluarga yang rutin dilakukan setiap Idul Fitri.

“Apa yang teman-teman wartawan lihat hari ini adalah kegiatan yang setiap tahun kami lakukan, khususnya di momen Idul Fitri. Ini sudah menjadi kebiasaan keluarga kami untuk berbagi,” ungkapnya kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa rezeki yang dibagikan tersebut merupakan bagian dari hak masyarakat yang harus disalurkan. Menurutnya, kebahagiaan warga menjadi alasan utama keluarga terus mempertahankan tradisi tersebut.

“Kami percaya bahwa apa yang kami miliki juga ada hak orang lain di dalamnya. Karena itu, setiap tahun kami sisihkan rezeki dari Allah SWT untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar,” jelas Haji Fajrin.

Hal senada disampaikan pihak keluarga lainnya yang menyebut bahwa nilai yang diberikan mungkin tidak besar, namun memiliki makna kebersamaan dan kepedulian sosial yang tinggi.

“Walaupun jumlahnya tidak seberapa, tapi melihat mereka bahagia, kami sekeluarga juga ikut bahagia,” ungkapnya.

Dalam pembagian tersebut, anak-anak menerima bantuan sebesar Rp10 ribu, orang dewasa Rp50 ribu, sementara tokoh masyarakat mendapatkan antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Pembagian dilakukan secara tertib dengan pengawasan keluarga dan panitia setempat.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari warga yang berharap tradisi berbagi tersebut terus berlangsung di tahun-tahun mendatang, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat perkotaan. (*)

Pewarta: Arya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *