đź’š Donasi
Ă—

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi

đź’š Donasi
Ă—

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi

MAKI Sulsel Gelar Rapat Matangkan Agenda Sosialisasi P4GN di Kecamatan Tamalate

MAKI Sulsel Tegaskan Komitmen Lawan Narkoba, Target P4GN di 15 Kecamatan, Tamalate Jadi Lokus Awal Gerakan

MAKI Sulsel Gelar Rapat Matangkan Agenda Sosialisasi P4GN di Kecamatan Tamalate
Ketua MAKI Sulsel Hidayat Akbar saat memimpin rapat kerja penyusunan strategi sosialisasi P4GN di Kecamatan Tamalate, Makassar, Rabu (6/5/2026) (Foto: Arya R. Syah)

MAHA SUARA, MAKASSAR – Lembaga Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Sulawesi Selatan (MAKI Sulsel) menggelar rapat kerja untuk menyusun strategi pelaksanaan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan Mei 2026, dengan fokus pada penguatan edukasi masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas dan keluarga sebagai garda terdepan pencegahan narkotika.

Rapat tersebut dipimpin Ketua MAKI Sulsel, Hidayat Akbar, SH, didampingi Pembina M. Yusri Maliang, SH. Sekretaris Marissa, SH, Koordinator Divisi SDM, penanggung jawab kegiatan, dan anggota tim pelaksana.

Turut hadir Ketua Shelter Kelurahan Parang Tambung Kecamatan Tamalate, Suardi serta sejumlah awak media, berlangsung di Coffee Daun Jalan Daeng Tata Makassar, Rabu (06/5/2026).

Ketua MAKI Sulsel, Hidayat Akbar, SH., menegaskan bahwa rapat ini menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan desain program agar pelaksanaan sosialisasi P4GN lebih terarah, sistematis, dan berbasis kebutuhan lapangan

Ia menegaskan, program P4GN tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi intervensi sosial yang memiliki dampak nyata terhadap masyarakat.

“Program ini harus dirancang dengan pendekatan yang terukur, berbasis komunitas, dan menyentuh langsung keluarga sebagai garda terdepan pencegahan narkotika,” ujarnya.

Lanjut Hidayat menjelaskan, Kecamatan Tamalate dipilih sebagai lokus awal karena memiliki dinamika sosial yang kompleks sehingga membutuhkan pendekatan edukatif yang berkelanjutan dan kolaboratif.

Menurutnya, karakter wilayah dengan kepadatan penduduk serta variasi aktivitas sosial ekonomi menuntut adanya intervensi yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat secara bertahap.

“Kita melihat Tamalate sebagai wilayah yang representatif untuk model awal implementasi P4GN berbasis komunitas. Karena itu, pendekatannya harus berkelanjutan, tidak bisa hanya sekali kegiatan, tetapi harus ada proses edukasi yang terus-menerus dan melibatkan semua elemen masyarakat,” ujar Hidayat.

Senada hal tersebut, Sekretaris MAKI Sulsel, Marissa, SH, mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi akan melibatkan 11 kelurahan di Kecamatan Tamalate sebagai basis pelaksanaan di tingkat komunitas.

Menurutnya, keterlibatan lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat efektivitas program, mengingat persoalan narkotika membutuhkan pendekatan yang terpadu antara edukasi, pencegahan, dan penguatan sosial.

“Kegiatan ini melibatkan 11 kelurahan, serta akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial, Pemerintah Kota Makassar, BNNP Sulsel, dan Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, MAKI Sulsel juga membahas desain strategi sosialisasi, metode penyampaian materi, serta pola komunikasi publik yang akan diterapkan di masyarakat.

Pendekatan yang dirumuskan kata Marissa, menitikberatkan pada edukasi partisipatif dengan keluarga sebagai fokus utama.

Di tempat yang sama, Pembina MAKI Sulsel, M. Yusri Maliang, menegaskan bahwa upaya pencegahan narkotika harus dilakukan secara berkesinambungan dan tidak bersifat sporadis.

“Diperlukan konsistensi dan kolaborasi semua pihak agar program pencegahan ini benar-benar memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penguatan sinergitas antara MAKI Sulsel dan Shelter di Kelurahan Parangtambung, sebagai bagian dari pendekatan lanjutan dalam program pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika berbasis sosial.

Dengan perencanaan yang matang serta pelibatan berbagai pemangku kepentingan, MAKI Sulsel menargetkan program sosialisasi P4GN di Kecamatan Tamalate dapat menjadi model pendekatan berbasis komunitas dalam upaya pencegahan narkotika di Kota Makassar.

“Kami menargetkan 15 kecamatan di Kota Makassar menjadi bagian dari gerakan P4GN ini. Harapannya, setiap kecamatan memiliki ruang edukasi yang aktif, sehingga kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika bisa terbentuk secara merata,” pungkas Hidayat Akbar Ketua MAKI Sulsel. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

đź’š Donasi
Ă—

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi