MAHA SUARA MAROS — Dalam upaya memperkuat pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah dataran tinggi, Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Maros kembali menegaskan pentingnya intensitas sambang dan silaturahmi Bhabinkamtibmas kepada warga, khususnya yang tinggal di Kecamatan Camba dan Mallawa.
Instruksi ini disampaikan sebagai respons atas dinamika Kamtibmas di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan tersendiri, baik dari segi geografis maupun akses komunikasi.
Kasat Binmas Polres Maros, AKP Ilham Yuliani, menjelaskan bahwa Bhabinkamtibmas memegang peran vital sebagai jembatan antara Polri dan masyarakat, Kamis (04/12/2025).
Dalam konteks wilayah pegunungan, sambang menjadi lebih dari sekadar rutinitas tetapi menjadi sarana utama untuk membangun kepercayaan, mendeteksi potensi gangguan lebih dini, dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung.
“Masyarakat di wilayah pegunungan kerap hidup dalam keterbatasan akses informasi dan layanan, sehingga kehadiran petugas yang datang langsung menjadi kebutuhan yang tak tergantikan. Sambang yang konsisten akan membantu kita memahami lebih dekat situasi mereka. Bhabinkamtibmas harus hadir bukan hanya sebagai petugas, tetapi sebagai mitra masyarakat,” ujar AKP Ilham dalam arahannya.
Ia menambahkan bahwa karakteristik wilayah Camba dan Mallawa yang terdiri dari desa-desa di dataran tinggi menuntut kepekaan ekstra dari setiap personel.
Jalanan berkelok, jarak antardusun yang jauh, serta jaringan komunikasi yang tidak stabil, menjadikan peran Bhabinkamtibmas sangat strategis sebagai sumber informasi utama bagi negara dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.
Menurutnya, sambang yang efektif bukan hanya sekadar menyapa atau hadir di tengah warga, tetapi disertai kemampuan mendengarkan keluhan, mengidentifikasi potensi konflik, serta meredam persoalan sosial melalui pendekatan problem solving dan komunikasi humanis.
Pendekatan persuasif dinilai lebih tepat untuk wilayah pedesaan yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan adat setempat.
Selain itu, Binmas Polres Maros mendorong terwujudnya kolaborasi yang lebih erat antara Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan lembaga adat.
Kolaborasi ini disebut penting untuk memperkuat ketahanan sosial di wilayah pedalaman, terutama dalam menghadapi isu-isu seperti perselisihan lahan, keamanan jalan desa, hingga upaya pencegahan tindak kriminal yang mungkin terjadi akibat jarak pantauan yang jauh.
Di akhir arahannya, AKP Ilham menekankan bahwa pelayanan Polri harus dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil.
Ia berharap intensitas sambang yang ditingkatkan dapat memperkuat sinergi Polri–masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih aman, harmonis, dan responsif terhadap setiap perubahan situasi Kamtibmas.
Dengan instruksi ini, Bhabinkamtibmas di wilayah pegunungan diharapkan semakin aktif mendekati masyarakat, memastikan mereka merasa aman, terlayani, serta memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan demi terciptanya situasi yang kondusif di Maros bagian utara. (Ars)

















