MAHASUARA.ID, PALU, SULTENG –Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Brigjen Pol. Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H. sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng). Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026.
Penunjukan Brigjen Nasri Sulaeman menjadi sorotan karena ia dikenal sebagai perwira tinggi Polri dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.
Putra daerah asal Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan itu dipercaya memimpin Polda Sulteng menggantikan Irjen Pol. Endi Sutendi yang memasuki masa pensiun sejak 1 Mei 2026.
Promosi jabatan ini juga menjadi langkah penting dalam karier Nasri setelah sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Selatan sejak Juni 2024. Rotasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.
Brigjen Nasri bukan sosok baru dalam institusi Bhayangkara. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 asal Cakke, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang itu diketahui satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kariernya dikenal kuat di bidang reserse. Nasri disebut sebagai perwira lapangan yang memiliki pengalaman panjang dalam menangani berbagai perkara besar dan kompleks di sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam perjalanan kariernya, Brigjen Nasri pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kapolres Jember, Wakapolres Metro Tangerang, hingga Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten.
Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan dan Dirreskrimsus Polda Kalimantan Timur. Pengalaman tersebut memperkuat reputasinya sebagai perwira dengan kemampuan investigasi dan penegakan hukum yang mumpuni.
Karier Nasri terus menanjak setelah dipercaya menjadi Wakapolda Kalimantan Selatan serta Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri. Deretan jabatan itu menunjukkan pengalaman lengkap di bidang operasional, pembinaan personel, hingga pengamanan nasional.

Kini, tantangan baru menanti Brigjen Nasri Sulaeman di Sulawesi Tengah. Ia akan menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat yang cukup kompleks, mulai dari pengamanan wilayah pascakonflik, penanganan kejahatan konvensional, hingga isu sumber daya alam dan kawasan perbatasan.
Dengan latar belakang kuat di bidang reserse dan pengalaman kepemimpinan yang matang, Brigjen Nasri diharapkan mampu memperkuat kinerja Polda Sulteng dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan pelayanan publik.
Selain itu, masyarakat juga menaruh harapan agar kepemimpinan baru di Polda Sulteng dapat menghadirkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan humanis.
Penunjukan Brigjen Nasri sekaligus mengakhiri kekosongan jabatan Kapolda Sulteng pasca pensiunnya Irjen Pol. Endi Sutendi. Kehadirannya dinilai menjadi harapan baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif.
Perjalanan Brigjen Nasri Sulaeman hingga dipercaya memimpin Polda Sulteng menjadi bukti bahwa integritas, pengalaman, dan prestasi tetap menjadi faktor penting dalam jenjang karier di institusi Polri. (*)
Pewarta: Darmin













