đź’š Donasi
Ă—

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi

đź’š Donasi
Ă—

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi

Berita  

Groundbreaking Mal Ratu Indah Makassar, Munafri Sebut Simbol Pertumbuhan Ekonomi Baru

Mal Ratu Indah Dikembangkan di Lahan 3 Hektare, Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru Makassar

Groundbreaking Mal Ratu Indah Makassar, Munafri Sebut Simbol Pertumbuhan Ekonomi Baru
Wali Kota Munafri Arifuddin berbincang dengan sejumlah pihak saat menghadiri groundbreaking pengembangan Mal Ratu Indah, Makassar, Selasa (28/4/2026) (Foto: Istimewa)

MAHASUARA.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi strategis. Hal ini ditandai dengan dimulainya groundbreaking pengembangan kawasan mixed-use Mal Ratu Indah, Selasa (28/4/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menyebut proyek ini sebagai simbol kebangkitan ekonomi baru di Kota Makassar.

“Pada hari ini kita menyaksikan sebuah proses pembangunan di Kota Makassar yang tentu akan memberikan banyak manfaat, khususnya bagi warga kota ini,” ujarnya dalam seremoni groundbreaking.

Pengembangan Mal Ratu Indah menjadi kawasan mixed-use dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Munafri menegaskan bahwa masuknya investasi swasta akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi daerah, termasuk membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat.

“Groundbreaking ini adalah bagian dari investasi strategis. Kita berharap memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Makassar,” katanya.

Ia juga memastikan Pemerintah Kota Makassar akan memberikan dukungan penuh agar proyek tersebut berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Saya berharap proyek ini bisa cepat selesai sesuai target. Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan maksimal,” tegasnya.

Selain menjadi pusat perbelanjaan modern, kawasan ini juga diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Munafri menilai, pembangunan mall tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja yang signifikan.

Dalam pemaparannya, Munafri menggambarkan dinamika Kota Makassar yang semakin padat. Ia menyebut jumlah penduduk yang pada malam hari sekitar 1,4 juta jiwa meningkat menjadi sekitar 2 juta jiwa pada siang hari akibat mobilitas pekerja dari daerah sekitar.

Tak hanya itu, pada akhir pekan, Makassar menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan untuk berbelanja dan berwisata.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa Makassar adalah kota yang sangat dinamis. Kehadiran mall seperti ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Dari sisi tata kelola, Munafri menegaskan bahwa sistem perizinan di Makassar kini telah berjalan transparan melalui mekanisme satu pintu tanpa praktik percaloan.

“Kami memastikan seluruh proses perizinan dilakukan secara terbuka dan profesional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam pengembangan kawasan tersebut. Menurutnya, keberadaan mall modern harus menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil.

“Minimal harus ada ruang bagi UMKM kita agar mereka bisa berkembang dan naik kelas,” tegasnya.

Secara historis, Mal Ratu Indah merupakan salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Makassar yang pernah menjadi ikon kota. Pengembangan ulang kawasan ini dinilai sebagai langkah revitalisasi yang penting.

Dengan luas kawasan sekitar 3 hektare dan lokasi strategis, proyek ini diproyeksikan menjadi pusat ekonomi baru sekaligus destinasi modern di Makassar.

BACA JUGA:

Breaking News: Prabowo Resmi Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Lengkap Menteri dan Kepala Badan

Groundbreaking Mixed-Use Mal Ratu Indah, Wali Kota: Simbol Pertumbuhan Ekonomi Makassar

Munafri juga memberikan apresiasi kepada Kalla Group yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui investasi berkelanjutan.

Dari sisi data, realisasi investasi Kota Makassar sepanjang 2025 mencapai Rp5,29 triliun. Angka ini terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp4,15 triliun atau 78,57 persen dan Penanaman Modal Asing sebesar Rp1,13 triliun atau 21,43 persen.

Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp3,82 triliun, atau tumbuh sekitar 38,48 persen.

“Sektor dominan meliputi perumahan, kawasan industri, perkantoran, perdagangan, hingga transportasi dan telekomunikasi,” jelas Munafri.

Ia menegaskan bahwa pengembangan kawasan mixed-use seperti Mal Ratu Indah sangat relevan dengan tren investasi tersebut.

Lebih jauh, investasi yang masuk telah memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja dengan puluhan ribu pekerja terserap sepanjang tahun 2025.

Munafri menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar MULIA (Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

“Proyek ini bukan hanya menghadirkan ruang ekonomi baru, tetapi juga menjadi simbol modernisasi kota yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan kawasan tersebut tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata ruang kota agar dapat menjadi ikon baru Makassar yang berdaya saing global.

“Ini harus menjadi wajah baru Makassar di masa depan,” tutup Munafri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

đź’š Donasi
Ă—

Apresiasi Spesial

Minimal apresiasi Rp5.000

Metode Pembayaran

DANA
GOPAY
QRIS

Pesan apresiasi