MAHASUARA.ID, KALIMANTAN SELATAN – KORMI HSU lestarikan budaya lewat lomba balogo yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, di Lapangan Pahlawan, Kota Amuntai, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kabupaten HSU sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Ketua KORMI HSU, Aniwarni, menjelaskan bahwa lomba balogo tidak sekadar ajang hiburan, tetapi juga memiliki nilai penting dalam menjaga warisan budaya lokal yang telah turun-temurun di masyarakat.
“Lomba balogo selain hiburan, juga guna melestarikan budaya olahraga lokal sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Aniwarni saat ditemui di lokasi kegiatan.
Ia menyebutkan, lomba balogo tahun ini diikuti sebanyak 60 tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Setiap tim terdiri dari tiga orang peserta yang bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa olahraga tradisional seperti balogo masih diminati dan menjadi bagian dari identitas masyarakat HSU,” tambahnya.
BACA JUGA:
Indonesia Bidik Kursi Komite Warisan Budaya Dunia UNESCO Periode 2026–2030
KORMI HSU gelar lomba tradisional hadang di Lapangan Pahlawan
Menurut Aniwarni, KORMI HSU akan terus mendorong kegiatan serupa agar generasi muda tidak melupakan akar budaya daerah, terutama di tengah arus modernisasi yang semakin pesat.
Salah satu peserta, Supriadi, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam lomba tersebut.
Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwarga dari berbagai kecamatan.
“Kami sangat antusias mengikuti lomba ini, selain bertanding juga menjadi ajang silaturahmi dengan peserta dari kecamatan lain,” kata Supriadi.
Pantauan di lapangan, suasana lomba berlangsung meriah. Sorak sorai penonton dan keakraban antarpeserta menciptakan nuansa kekeluargaan yang kental, mencerminkan nilai sosial budaya masyarakat setempat.
KORMI HSU menargetkan lomba balogo ini terus digelar setiap tahun sebagai upaya konkret melestarikan olahraga tradisional sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (*)
Pewarta: Gusti













