banner 728x250

Danny Pomanto Ditunjuk Pimpin Bappilu PDIP Sulsel

Danny Pomanto Ditunjuk Pimpin Bappilu PDIP Sulsel
Danny Pomanto usai menghadiri Konferda PDIP Sulsel, tampak siap memulai tugas baru sebagai Ketua Bappilu, Makassar, Senin (24/11/2025) (Foto: Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

MAHA SUARA, MAKASSAR – Meski gagal meraih kemenangan dalam Pilgub Sulsel 2024, nama Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto tetap menjadi sosok penting dalam peta politik Sulawesi Selatan.

Pada Senin, 24 November 2025, Danny resmi menerima mandat baru dari PDIP Sulsel sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), sebuah posisi strategis yang menegaskan kepercayaan partai terhadap pengalamannya dalam arena politik.

banner 325x300

Penunjukan ini dilakukan dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Sulsel, bersamaan dengan pengumuman Ketua DPD dan ketua-ketua DPC terpilih.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, disebut secara langsung memberikan kepercayaan kepada Danny untuk memimpin pemenangan partai di Sulsel.

Mandat ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Danny untuk mengoptimalkan basis dukungan PDIP yang sudah terbukti solid, khususnya di wilayah Toraja Raya.

Keberhasilan Danny–Azhar Arsyad dalam meraih kemenangan telak di Tana Toraja dan Toraja Utara pada Pilgub Sulsel 2024 menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat posisinya.

Di Tana Toraja, pasangan ini meraih 69,57 persen suara atau 91.409 pemilih, unggul jauh dari pasangan Andalan Hati yang memperoleh 30,43 persen suara.

Dominasi mereka bahkan lebih besar di Toraja Utara, dengan perolehan 78,94 persen suara atau 99.465 pemilih, sementara rivalnya, Andi Sudirman–Fatmawati, hanya meraih 21,06 persen atau 26.540 suara.

Hasil ini menegaskan bahwa Toraja Raya tetap menjadi lumbung suara PDIP di Sulsel.

Danny menegaskan, pengalamannya mengikuti lima kontestasi politik menjadi salah satu alasan PDIP memberikan mandat strategis kepadanya.

“Saya dua periode menjabat Wali Kota Makassar, lima kali ikut pilkada. Pertama di Gorontalo, kedua Pilwali Makassar 2013, ketiga saat Kotak Kosong, keempat Pilwali 2020, dan kelima Pilgub Sulsel,” ungkapnya, Minggu (23/11/2025) malam.

Menurutnya, pengalaman panjang ini menjadi modal penting dalam merancang strategi pemenangan partai di seluruh Sulsel.

Selain faktor pengalaman, kedekatannya dengan PDIP juga semakin erat karena keluarga. Menantunya, Udin Saputra Malik, kini menjabat sebagai anggota DPRD Makassar dari PDIP.

Danny sendiri sebelumnya sempat berpetualang di berbagai partai politik, termasuk Hanura, Gerindra, dan Nasdem, sebelum akhirnya berlabuh dan mendapatkan posisi strategis di PDIP.

Saat ini, posisi baru sebagai Ketua Bappilu menempatkan Danny dalam tanggung jawab besar.

Danny Pomanto harus menjaga dan memperkuat soliditas basis suara PDIP serta mempertahankan dominasi di wilayah Toraja yang menentukan setiap kontestasi politik

Selain itu, Danny juga harus merancang strategi untuk menghadapi pemilu-pemilu mendatang, memastikan PDIP tetap kompetitif di level provinsi maupun kabupaten/kota.

Setelah purnatugas sebagai Wali Kota Makassar pada 20 Februari 2025, Danny sempat menikmati waktu bersama keluarga dan mengurus usaha pribadinya.

Namun, penunjukan sebagai Ketua Bappilu kembali menghidupkan ritme politiknya, menandai fase baru bagi Danny Pomanto sebagai politisi penuh waktu.

Dengan pengalaman, jaringan, dan basis kuat di Toraja Raya, Danny kini siap memikul tanggung jawab strategis PDIP Sulsel menuju peta politik yang lebih kompetitif di masa depan. (Ars)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *